WATAMPONE.JELAJAHPOS.COM - Untuk mencegah penyebaran Bakteri Antraks, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi melalui Dinas Peternakan (Disnak) setempat, langsung melakukan Penutupan wilayah pemotongan ternak Sapi yang dinyatakan endemis bakteri antraks, di Desa Mario, Kecamatan Libureng.
"Bupati Bone sudah mengeluarkan surat penutupan wilayah untuk pemotongan ternak Desa Mario" ungkap Kepala Dinas Peternakan Aris Handono kepada bonepos.com Rabu (1/10/2014) siang.
Selain itu kata Handono, pihaknya juga menurunkan tim untuk memantau pasar-pasar dimana adanya hewan ternak dan daging beredar yang diduga terinfeksi bakteri antraks.
"Hari ini tim turun kepasar untuk memantau hewan dan daging dipasaran jangan sampai ada yang terinfeksi bakteri antraks," ujarnya.
Dia menyebutkan, bahwa saat ini di Desa Mario telah dibentuk Posko untuk memonitoring dan memberikan vaksinasi terhadap hewan ternak yang ada di Desa tersebut, sekaligus menghimbau kepada masyarakat agar proaktif memberikan informasi.
"Semua jangan dibebankan kepada Disnak, masyarakat juga harus pro aktif memberikan informasi. Sama seperti kejadian ini, mulai bulan Mei kemarin sudah banyak sapi yang mati namun baru dilaporkan tanggal 25 Septermber lalu," tegasnya.
Sumber: Bonepos
Trending Now
-
JELAJAHPOS | MAKASSAR — Pengurus Organisasi Kepemudaan (OKP) Laskar Arung Palakka (LAP) menemui jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (K...
-
JELAJAHPOS | MAKASSAR — Keributan terjadi antara warga Kompleks Perjuangan Eks Kodam Aditarina dengan kelompok masyarakat yang diduga merupa...
-
Wali Pitue (Wali Tujuh) 1)Syekh Yusuf (Toanta Salamaka), 2) Petta Lasinrang (Petta Lolo), 3). Arung Palakka (Petta to malampe'e gem...
-
JELAJAHPOS | POLMAN, SULAWESI BARAT — Sat Samapta Polres Polewali Mandar bersama Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulawesi Barat ...
-
Anggota DPRD Sulawesi Selatan Awwal Muin, menggelar silaturahmi dengan sejumlah Kepala Desa, Kepala Desa di Exelso Cafe, Mall Panakukang M...



