Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Kawal Panen Raya, Bupati Soppeng Suwardi Haseng: Jangan Curangi Harga Gabah!

Redaksi jelajahpos.com
Monday, March 16, 2026 | 21:32 WIB Last Updated 2026-03-16T13:32:39Z


JELAJAHPOS
| SOPPENG, – Pemerintah Kabupaten Soppeng bergerak cepat mengantisipasi potensi anjloknya harga gabah di tingkat petani menjelang masa panen raya yang bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri.


Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, memimpin langsung Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani (SERGAP) di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (16/3/2026). 



Rapat ini bertujuan menyatukan persepsi lintas sektor untuk memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan maksimal di daerah.



Dalam arahannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan petani mendapatkan harga yang layak sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram.



"Program SERGAP ini adalah bentuk perlindungan pemerintah agar petani tidak rugi saat panen raya. Kita harus memutus rantai distribusi yang terlalu panjang yang selama ini sering menekan harga di tingkat bawah," ujar Bupati Suwardi.



Bupati Soppeng juga memberikan peringatan keras terkait praktik di lapangan. ia menginstruksikan agar tidak ada oknum yang melakukan potongan harga sepihak maupun kecurangan timbangan yang merugikan petani, tegasnya 



Kepala Bulog Soppeng, Abd. Halim Sarro, menjelaskan bahwa pihaknya akan memperketat sisi administrasi untuk memastikan penyerapan gabah tepat sasaran. Salah satu aturan baru yang diberlakukan adalah keterlibatan aktif Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).



"Proses pembayaran gabah kini harus disertai verifikasi dan tanda tangan PPL. Tanpa itu, administrasi tidak akan diproses. Ini dilakukan agar data serapan benar-benar valid dari lapangan," tegas Abd. Halim.



Langkah ini diambil untuk mengatasi beberapa tantangan klasik, seperti kecenderungan petani menjual gabah ke tengkulak demi pembayaran cepat, meski dengan harga di bawah standar.



TNI melalui Kodim 1423/Soppeng menyatakan kesiapannya mengawal program ini. Pasi Intel Kodim 1423/Soppeng, Lettu Inf. Rusdi, menyebutkan bahwa keterlibatan Babinsa adalah amanat undang-undang dalam membantu pemerintah daerah menjaga ketahanan pangan.



"Kami mengingatkan para mitra agar bermain jujur. Jangan ada kecurangan timbangan. TNI akan terus memantau di lapangan bersama penyuluh dan dinas terkait," kata Rusdi.



Untuk mendukung kelancaran SERGAP, Pemkab Soppeng melalui Dinas TPHPKP akan menyediakan data produksi secara real-time, yang meliputi. Luas tanam dan lokasi panen yang akurat. Estimasi produksi gabah di setiap kecamatan. Koordinasi intensif antara Gapoktan, mitra penggilingan, dan Bulog.



Melalui sinergi ini, Kabupaten Soppeng diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai daerah penyangga stok beras nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal. (***)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kawal Panen Raya, Bupati Soppeng Suwardi Haseng: Jangan Curangi Harga Gabah!

Trending Now

Iklan