JELAJAH POS | KOLAKA, 15/10/26 – Warga Kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dilaporkan tidak mengalir selama kurang lebih satu minggu terakhir.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi hingga keperluan buang air.
Akibat terhentinya pasokan air PDAM, warga terpaksa membeli atau menggunakan air galon untuk memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga. Situasi ini tentu menambah beban warga, terutama untuk kebutuhan sanitasi yang memerlukan air dalam jumlah cukup besar.
Salah seorang warga berinisial KS mengungkapkan bahwa tidak mengalirnya air PDAM selama sepekan telah menyulitkan aktivitas masyarakat. Warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
KS juga meminta dan mendesak Bupati Kolaka agar turun tangan membantu masyarakat yang terdampak, khususnya warga di sepanjang Jalan Opo, Kelurahan Kolakaasi.
Menurut warga, bantuan distribusi air bersih sangat dibutuhkan selama pasokan PDAM belum kembali normal. Langkah cepat pemerintah daerah dinilai penting agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak PDAM segera mencari tahu penyebab terhentinya aliran air sekaligus memberikan solusi konkret, termasuk menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.
Hingga berita ini disusun, penyebab terhentinya aliran air PDAM selama sepekan tersebut belum diketahui. Warga berharap ada penjelasan resmi dari pihak PDAM serta langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk mengatasi keluhan masyarakat.
Warga menanti tindakan nyata, sebab air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.



