JELAJAHPOS.COM Polisi menunjukkan sajam dan cuplikan gambar aksi pelaku
Surabaya - Mat Holil yang ditembak mati polisi adalah otak dari sejumlah perampokan dengan korban nasabah bank di Surabaya. Setidaknya ada lima kasus yang diketahui melibatkan pria 51 tahun itu.
"Jumlah kerugian yang diderita korban juga banyak, puluhan juta," ujar ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sumaryono kepada wartawan di kamar mayat RSU dr Soetomo, Senin (20/10/2014).
Sumaryono mengatakan, pada 21 Juli 2014 lalu, Mat Holil cs melakukan aksi di Jalan Bali, Gubeng. Saat itu mereka berhasil merampok korban dengan kerugian Rp 100 juta.
Lalu pada 8 Agustus 2014, Mat Holil cs mendapatkan uang Rp 187 juta saat berhasil merampok seorang pengacara perempuan Rusmarti Fatah tepat di depan pintu masuk Pengadilan Negeri Surabaya.
Pada 1 September 2014, Mat Holil melakukan aksi di Jalan Tidar 130. Saat itu mereka berhasil menggondol uang sebanyak Rp 82 juta. Dan aksi terakhir mereka adalah pada 29 September 2014 di Jalan Bubutan dengan hasil rampokan Rp 87 juta.
"Ada satu lagi TKP di Viaduk Gubeng dnegan kerugian korban Rp 90 juta, tetapi kami lupa kapan kejadiannya," lanjut Sumaryono.
Mat Holil tidak sendirian saat melakukan aksi. Sedikitnya ada tiga rekan yang membantunya. Mereka biasanya beraksi menggunakan dua motor. Komplotan Mat Halil sendiri terdiri dari 8-9 orang. Mereka yang belum tertangkap adalah MT, ZM, SF, MS, DR, dan AG.
"Mereka sedang kami buru," tandas Sumaryono.detik
Trending Now
-
Wali Pitue (Wali Tujuh) 1)Syekh Yusuf (Toanta Salamaka), 2) Petta Lasinrang (Petta Lolo), 3). Arung Palakka (Petta to malampe'e gem...
-
JELAJAHPOS | Soppeng, 23 Maret 2026 — Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, secara resmi membuka sekaligus melepas kegiatan jalan santai dalam r...
-
JELAJAHPOS.COM Kolaka – Semangat kebersamaan ditunjukkan oleh warga bersama staf Kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga, dengan melaksanak...
-
JELAJAHPOS | SOPPENG, – Dinamika politik di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, menunjukkan wajah yang menyejukkan. Dua tokoh yang sempat ...
-
JELAJAHPOS | Maros, Selasa, 24 Maret 2026 – Dugaan lambannya penanganan kasus mafia solar di Kabupaten Maros kembali menuai sorotan. Hingga...



