Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

​Berbekal KTP Palsu, Janda Asal Kolaka Rampas Puluhan Mobil Rental Demi Biayai Hidup Hedon

Redaksi jelajahpos.com
Friday, June 12, 2026 | 14:12 WIB Last Updated 2026-06-12T06:12:45Z


JELAJAHPOS | Kendari Sultra || Tabir gelap di balik gaya hidup glamor seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial F (38) akhirnya dibongkar jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Di balik penampilannya yang mentereng di Kota Kendari, wanita asal Kabupaten Kolaka yang berstatus janda ini ternyata mendanai kehidupan hedonisnya lewat aksi kriminal yang rapi dan terukur.


​F diringkus oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra pada Jumat malam (5/6/2026), setelah terbukti menggelapkan lima unit mobil rental milik anggota Asosiasi Rental Mobil (ARM) Sultra. Tak tanggung-tanggung, nilai taksiran transaksi ilegal dari aksi nekat ini menembus angka setengah miliar rupiah.


​Penyelidikan polisi mengungkap fakta mencengangkan. Demi memuaskan hasrat gaya hidupnya, F tidak sekadar menyewa dan membawa kabur kendaraan, melainkan menggunakan modus operandi canggih dengan memalsukan dokumen negara untuk mengelabui para penerima gadai.


Gadai Gelap Lindas Rp500 Juta, Ini Rincian Unitnya


​Direktur Ditreskrimum Polda Sultra, Kombes Pol. Wisnu Wibowo, membeberkan bahwa pelaku mengincar mobil-mobil bernilai jual tinggi yang kerap digandrungi masyarakat perkotaan. Sedikitnya lima unit kendaraan roda empat berhasil diamankan polisi sebagai barang bukti, meliputi:


▪︎  2 Unit Honda HR-V


▪︎  ​3 Unit Honda Brio


​Kelima mobil tersebut dieksekusi pelaku secara bertahap di berbagai tempat rental dengan waktu yang berbeda. Bukannya dikembalikan sesuai kontrak, armada mewah tersebut justru digadaikan ke beberapa penadah di wilayah Sultra dengan harga rata-rata Rp100 juta per unit.


​"Pelaku menyewa mobil dari beberapa tempat rental secara terpisah. Mobil tersebut kemudian digadaikan ke pihak lain. Seluruh uang hasil gadai tersebut digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan menopang gaya hidupnya," tegas Kombes Pol. Wisnu Wibowo dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026).


​Modus Licik: Cetak KTP Palsu Berdasarkan STNK


​Aksi lihai F mulai terendus ketika Tim Investigasi ARM Sultra mendeteksi adanya kejanggalan dalam sistem pembayaran sewa bulanan pelaku yang tiba-tiba mandek. Berdasarkan pelacakan Global Positioning System (GPS), posisi kelima kendaraan terpantau bergerak liar dan terpisah di tiga wilayah hukum, yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, dan Kota Kendari.


​Ketua Umum ARM Sultra, Zhul Fiqhi, mengungkapkan kekagumannya sekaligus keprihatinannya atas kecanggihan modus yang dimainkan oleh F. Sebagai pelaku tunggal, F sangat jeli melihat celah verifikasi di lembaga gadai informal.


Untuk meyakinkan korbannya, F nekat membuat KTP palsu yang identitasnya disesuaikan persis dengan nama pemilik asli yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil sewaan tersebut.


​"Dengan dokumen palsu itu, dia berakting seolah-olah sebagai pemilik sah. Ini taktik yang sangat berbahaya karena mengeksploitasi kepercayaan penerima gadai. Begitu nama di KTP palsu itu klop dengan nama di STNK, korban langsung percaya tanpa curiga," beber Zhul Fiqhi.


​Memburu Jaringan Penadah Ilegal


​Meskipun hasil pemeriksaan awal menyatakan uang ratusan juta tersebut habis digunakan F untuk keperluan konsumsi dan eksistensi gaya hidup perkotaan, pihak ARM Sultra menduga ada lingkaran hitam yang ikut membantu memuluskan aksi ini.


​Zhul Fiqhi mendesak aparat kepolisian tidak berhenti pada penangkapan F, melainkan menyisir habis jaringan penadah ilegal yang sengaja "tutup mata" terhadap status kendaraan tersebut.


​"Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang menerima gadai tersebut. Jika mereka tidak teliti atau sengaja mengabaikan keabsahan kepemilikan demi keuntungan sepihak, maka mereka layak dijerat sebagai bagian dari sindikat penadah barang gelap," pungkas Zhul.


Saat ini, pelaku F beserta lima unit mobil sitaan telah diamankan di Mapolda Sultra guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Wanita asal bumi Mekongga ini kini harus menukar kehidupan glamornya dengan dinginnya jeruji besi.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • ​Berbekal KTP Palsu, Janda Asal Kolaka Rampas Puluhan Mobil Rental Demi Biayai Hidup Hedon

Trending Now

Iklan