JELAJAHPOS | POLEWALI MANDAR JELAJAH POS.COM — Kisah Uni, seorang ibu penyandang disabilitas yang tinggal di gubuk tak layak huni bersama putrinya di Desa Katumbangan, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, akhirnya mendapat perhatian dan tindakan nyata.
Sehari setelah kondisi Uni diberitakan dan menjadi perhatian publik, Kodim 1402/Polman langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan rehabilitasi rumah tersebut, Kamis (17/9/2026).
Melalui program karya bakti, personel TNI bersama aparat pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong memperbaiki rumah Uni yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan. Bagian dinding yang lapuk mulai diganti, rangka bangunan diperkuat, serta sejumlah bagian rumah yang nyaris roboh diperbaiki.
Danramil 1402-03/Campalagian, Kapten Kav Sahabuddin, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus bagian dari bakti TNI menjelang peringatan HUT TNI ke-81.
«“Hari ini kami langsung mulai memperbaiki rumah Ibu Uni agar lebih layak dihuni. Ini adalah bagian dari bakti TNI kepada masyarakat. Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi ibu dan anaknya,” ujar Sahabuddin.»
Ia menjelaskan, karya bakti merupakan program swadaya Kodim 1402/Polman yang dilaksanakan di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar rumah warga kurang mampu, tetapi juga rumah ibadah dan fasilitas sosial lainnya.
Di lokasi, personel TNI bersama warga tampak bekerja bahu-membahu. Material bangunan diangkat secara gotong royong, rangka dinding dipasang, dan bagian rumah yang rusak mulai diperbaiki.
Sebelumnya, kondisi Uni menjadi perhatian publik setelah diketahui tinggal di sebuah gubuk berukuran sekitar 5x6 meter bersama anak perempuannya, Sulfa. Kondisi rumah yang lapuk dan tidak layak huni membuat kehidupan keduanya semakin memprihatinkan.
Persoalan lain muncul setelah Uni disebut tidak lagi menerima bantuan beras karena tercatat dalam kategori Desil 5 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah desa menyatakan data tersebut akan diajukan perbaikan melalui mekanisme sanggah.
Kini, kondisi tersebut mulai mendapat perhatian melalui aksi nyata TNI. Rumah yang sebelumnya memprihatinkan perlahan dibenahi agar Uni dan putrinya dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak.
Kapten Kav Sahabuddin berharap perbaikan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga Uni.
«“Semoga apa yang kita bangun bersama pemerintah desa dan masyarakat ini benar-benar membawa manfaat bagi keluarga Ibu Uni,” pungkasnya.»
(ILHAM)



