JELAJAHPOS.COM, JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo akan berpindah tempat duduk dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal itu dilakukan setelah Joko Widodo menandatangani berita acara pelantikan sebagai presiden RI di gedung DPR/MPR RI Jakarta 20 Oktober 2014 nanti.
Sekretaris Jenderal MPR Eddie Siregar menjelaskan saat acara pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk berdampingan dengan Jokowi.
Keduanya duduk di sisi kanan meja pimpinan MPR. Sementara Boediono duduk di sisi kiri bersama Jusuf Kalla.
Pada pukul 10.12 WIB, Senin 20 Oktober 2014, Jokowi akan mengucapkan janji presiden. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Saat Jokowi kembali maka tempat duduknya berganti dengan SBY.
Selanjutnya, Eddie menjelaskan Ketua MPR Zulkifli Hasan akan memberikan ucapan singkat. Lalu dilanjutkan dengan pidato Jokowi selama 7 menit.
"Kita kasih waktu sampai 15 menit tapi Pak Jokowi mintanya 7 menit," kata Eddie di Ruang Paripurna I, Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (17/10/2014).
Eddie mengatakan peritiwa transisi pemerintahan kali ini sangat bersejarah. Sebab, Presiden dan Wakil Presiden lengkap hadir. Diketahui saat Presiden Soeharto beralih ke Presiden BJ Habibie. Soeharto mengundurkan diri di Istana Negara.
Sementara saat Presiden Habibie ke Presiden Abdurrahman Wahid. Kursi Wakil Presiden hanya diduduki oleh Megawati Soekarnoputri.
Sedangkan peralihan kekuasaan dari Abdurahman Wahid (Gus Dur) ke Megawati Soekarnoputri, tidak dihadiri oleh Gus Dur. "Gus Dur kan langsung pulang dari Istana Negara, sambil melambaikan tangan," kata Eddie.
Kemudian Megawati Soekarnoputri tidak hadir dalam pelantikan penggantinya Susilo Bambang Yudhoyono di Sidang Paripurna MPR. "Saat SBY memimpin kedua kalinya, kursi presiden hanya diduduki oleh SBY, hanya berganti wakil presiden," tutur Eddie.
Kini kursi untuk empat pimpinan terisi, karena SBY dan Jokowi duduk di sebelah kanan. Sementara Boediono dan Jusuf Kalla akan duduk di kiri meja pimpinan. "Jadi ini bersejarah," imbuhnya.
Sumber TRIBUNNEWS
Trending Now
-
Wali Pitue (Wali Tujuh) 1)Syekh Yusuf (Toanta Salamaka), 2) Petta Lasinrang (Petta Lolo), 3). Arung Palakka (Petta to malampe'e gem...
-
JELAJAHPOS.COM | Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang diduga kuat terjadi dalam pengelolaan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) D...
-
Anggota DPRD Sulawesi Selatan Awwal Muin, menggelar silaturahmi dengan sejumlah Kepala Desa, Kepala Desa di Exelso Cafe, Mall Panakukang M...
-
Ket foto mobil tangki industri siluman milik PT Bintang Terang Delapan yang eksis ke sulbar hingga saat ini JELAJAHPOS .COM Sulbar — Kasus...
-
JELAJAHPOS.COM | Soppeng, 17 Agustus 2025 — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Det...