Kasi Pidsus "Gilir" Mantan Direktur PDAM Terduga Korupsi

WATAMPONE, JELAJAHPOS.COM -- Ada tujuh orang saksi karyawan PDAM Bone yang "digilir" Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bone, Senin, 27 Juli. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi di internal PDAM.
Ketujuh orang tersebut masing-masing mantan Kabag Teknik, Jiharuddin, Kabag Teknik aktif, Hasbullah, dan mantan Badan Pengawas PDAM Andi Arif Sundusin. Sementara empat orang karyawan lainnya masing-masing, Mustaking, Sahrir, Nataniel dan Andi Wijaya.
Selain itu, Kejari juga telah menetapkan dua orang tersangka yakni, mantan Direktur PDAM, Rahman Asis dan Mantan Kabag Administrasi dan Keuangan, Podang.
"Untuk sementara baru dua orang tersangka," kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bone, Muhammad Tasbih, kepada wartawan di ruang kerjanya, siang tadi.
Dari sejumlah keterangan yang dihimpun, terkuak modus yang digunakan para pelaku dalam menyedot keuangan PDAM. Modus yang digunakan dengan cara meminjam. Ironisnya, pengembalian baru dilakukan setelah masalah ini diusut Kejari.
.
"Belum ada yang saya bayar tapi sudah saya tanda tangani berita acara terkait kesiapan pengembalian uang," kata mantan Kabag Teknik PDAM Bone, Jiharuddin, saat ditemui usai diperiksa.
Laporan Rendi M
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
Trending Now
-
JELAJAHPOS.COM | Bone – Aktivis Laskar Arung Palakka secara resmi melaporkan Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, ke Divisi P...
-
JELAJAHPOS | Kolaka Sulawesi Tenggara || Dugaan Skandal mega korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di sektor pertambangan Sulawesi...
-
Wali Pitue (Wali Tujuh) 1)Syekh Yusuf (Toanta Salamaka), 2) Petta Lasinrang (Petta Lolo), 3). Arung Palakka (Petta to malampe'e gem...
-
JELAJAHPOS.COM | SOPPENG, — Polemik mandeknya layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, akhirnya ...
-
JELAJAHPOS | Soppeng – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti rangkaian pesta pernikahan Nasrullah dan Resky Amalia Putri yang digelar ...


