GfdlTpWoGUW5TUr7GfM9GfdlGA==

Tak Kenal Waktu, Tengah Malam SAR Brimob Yon C Terjun Cari Warga Sinjai Yang Diduga Hanyut di Sungai

 


BONE -JELAJAHPOS.COM | Totalitas ditunjukkan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel dengan menerjunkan Tim SAR yang siaga 1x24 jam untuk mencari korban yang diduga tenggelam di perairan Sungai Desa Lappa, Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Rabu (8/2/2023), dini hari.



Aliran Sungai Desa Lappa di Kecamatan Bulupoddo, menelan korban yang diperkirakan tenggelam. Seorang wanita bernama Petta Bau (65) beralamat di Tondong, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.



Kerabat korban, Tulla bercerita, sebelum kejadian, Petta Bau berjalan kaki dari arah Desa Lappa menuju Desa Raja, saat menyeberangi sungai tiba-tiba terpeleset dan jatuh sehingga tubuhnya  terbawa arus sungai yang cukup deras.


Mendapatkan informasi tersebut, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel berkoordinasi dengan Basarnas Kabupaten Bone selanjutnya menerjunkan tim SAR ke lokasi kejadian bersama dengan Basarnas Bone.


"Tim SAR Brimob diterjunkan tadi malam. Alhamdulillah, pagi tadi korban akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat," kata Danyon Ichsan, kepada awak media, Kamis (9/2/2023).


Lebih jauh, kata Danyon Ichsan, saat korban terbawa arus sungai sempat memegang ranting kayu untuk menyelamatkan diri ke pinggir sungai.


Dari penuturan kerabat korban, setelah berhasil naik dari sungai, korban berjalan perlahan-lahan untuk mencari bantuan, dan sekitar pukul 18.00 Wita korban menemukan rumah-rumah kebun dekat dari sungai.


Korban tidak sempat kembali ke rumah karena sudah kelelahan akhirnya istirahat di rumah-rumah kebun besok (hari ini, red) paginya pada pukul 06.00 Wita, warga atas nama Radde saat pergi ke kebun untuk memberi makan sapinya, di tengah perjalanan Radde menemukan Petta Bau dalam kondisi tertidur di rumah-rumah kebun dan selanjutnya memangil warga untuk evakuasi korban menuju ke rumah keluarga korban di Desa Raja, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.


“Kegiatan ini (operasi SAR, red) kami lakukan dengan dasar kemanusiaan dan sebagai wujud nyata dari Bakti Brimob untuk masyarakat. Alhamdulillah korban yang sempat dikira hanyut dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” jelas Danyon bergelar Magister Sains ini.(*)