Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Gagal Panen Jagung Kuning, BUM Desa Lembah Madu di Desa Langgosipi Terpukul, Musyawarah Desa Segera Digelar

Redaksi jelajahpos.com
Saturday, April 25, 2026 | 17:47 WIB Last Updated 2026-04-25T09:47:57Z


JELAJAHPOS
Desa Langgosipi kini tengah menghadapi tantangan serius di sektor pertanian. Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Lembah Madu yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi desa, dilaporkan mengalami gagal panen pada usaha budidaya jagung kuning yang dikelolanya.


Kegagalan panen tersebut bukan tanpa sebab. Sejumlah faktor menjadi pemicu utama, mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga serangan hama yang cukup masif. Tanaman jagung yang diharapkan mampu memberikan hasil maksimal justru harus mengalami kerusakan di berbagai titik lahan.


“Cuaca beberapa waktu terakhir memang tidak bersahabat. Di sisi lain, serangan hama seperti belalang, tikus, dan bahkan jangkrik semakin memperparah kondisi tanaman,” ungkap salah satu pihak pengelola.


Total luasan lahan yang terdampak mencapai sekitar 5 hektare, yang tersebar di dua lokasi berbeda. Hampir seluruh areal tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, namun secara keseluruhan dinilai tidak layak panen. Kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi BUM Desa Lembah Madu, yang sebelumnya menaruh harapan besar pada hasil pertanian jagung kuning sebagai sumber pendapatan desa.


Program budidaya jagung kuning ini sejatinya dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan ekonomi desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa sektor pertanian masih sangat rentan terhadap faktor alam dan gangguan hama.


Menanggapi situasi tersebut, pengelola BUM Desa Lembah Madu tidak tinggal diam. Dalam waktu dekat, mereka akan menggelar rapat musyawarah desa guna membahas langkah-langkah strategis ke depan.


Musyawarah desa ini direncanakan akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, pengelola BUM Desa, hingga unsur masyarakat. Agenda utama yang akan dibahas adalah evaluasi menyeluruh terhadap program pertanian yang telah berjalan, serta penentuan arah kebijakan selanjutnya.


“Ke depan, kami perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik. Apakah tetap melanjutkan program ini dengan perbaikan sistem, atau mempertimbangkan alternatif usaha lain yang lebih tahan terhadap risiko,” tambahnya.


Selain itu, dalam musyawarah tersebut juga diharapkan muncul gagasan terkait upaya mitigasi risiko, seperti penggunaan metode pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan cuaca, pengendalian hama yang lebih efektif, hingga kemungkinan kerja sama dengan pihak terkait untuk pendampingan teknis.


Kejadian ini menjadi pengingat bahwa sektor pertanian, meskipun memiliki potensi besar, tetap membutuhkan perencanaan matang dan strategi pengelolaan risiko yang baik. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, dinilai sangat penting agar usaha desa dapat kembali bangkit.


Meski dihadapkan pada kegagalan, semangat untuk bangkit tetap menjadi harapan utama bagi BUM Desa Lembah Madu dan masyarakat Desa Langgosipi. Musyawarah desa yang akan digelar nantinya diharapkan menjadi titik awal dalam merumuskan langkah baru menuju keberlanjutan usaha dan ketahanan ekonomi desa.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gagal Panen Jagung Kuning, BUM Desa Lembah Madu di Desa Langgosipi Terpukul, Musyawarah Desa Segera Digelar

Trending Now

Iklan