JELAJAHPOS | SOPPENG – Kondisi drainase yang tersumbat di Jalan Tuju Wali-Wali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, menjadi sorotan warga. Meski saat ini memasuki musim kemarau, air pembuangan tetap tergenang hingga hampir menggenangi setengah badan jalan.
Warga menilai kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Selain menimbulkan kesan kumuh, genangan air juga berpotensi mempercepat kerusakan badan jalan apabila tidak segera ditangani.
Menurut informasi yang dihimpun, sekitar satu tahun lalu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Soppeng, sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), pernah menyampaikan komitmen akan membangun saluran drainase di lokasi tersebut. Namun, hingga kini pembangunan yang dijanjikan itu disebut belum juga terealisasi.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut dengan membangun saluran drainase yang memadai agar aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan, terlebih saat musim hujan tiba.
Masyarakat juga meminta instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan penyebab tersumbatnya saluran serta mengambil langkah penanganan secepatnya demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal pembangunan drainase di lokasi tersebut.



